Semangat Awal Tuk Masuki Masa Perkuliahan



Serpong
- Ribuan peserta Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) ikut serta dalam kegiatan hari pertama OMB Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada Selasa (06/08). OMB merupakan sebuah wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan dan sistem kampus, serta sebagai langkah awal untuk beradaptasi sebelum menghadapi masa perkuliahan.

Rangkaian
kegiatan OMB UMN 2019 dimulai sejak Selasa pagi dengan Endogen 7 atau upacara bendera, yang dipimpin langsung oleh Rektor UMN, Dr. Ninok Leksono. Dalam amanat upacara, rektor mengungkapkan tujuan diadakannya OMB yaitu agar mahasiswa baru UMN dapat mengenal kampus dan Program Studi yang dipilihnya dengan lebih dekat, serta mengenal kehidupan perkuliahan di UMN.

Unsur
nusantara sangat kental dalam OMB UMN 2019 yang diwujudkan melalui nama panitia, nama kelompok serta logo OMB sendiri yang melambangkan Burung Garuda. Hal ini selaras dengan pernyataan Ninok.

Jadi
memang ke-Indonesiaan, kenusantaraan itu oleh Bapak pendiri UMN yaitu Bapak Dr. HC. Jakob Oetama itu sangat ditonjolkan, sehingga kata-kata Nusantara dari Universitas Multimedia Nusantara itu tidak hanya kata-kata saja tapi diwujudkan,” ujar Ninok. Setelah amanat upacara, rangkaian OMB UMN 2019 secara resmi dimulai dengan simbolisasi pemukulan gong oleh Ninok sebanyak tiga kali.

Kemudian
rangkaian OMB dilanjutkan dengan perkenalan mengenai lembaga yang ada di UMN. Pengenalan lembaga tersebut dilakukan di Function Hall, Lobby Gedung B UMN, Student Lounge, Connecting Room, Kantin Gedung C, dan Lobby Gedung P.K. Ojong-Jakob Oetama Tower UMN.

Dalam
perkenalan lembaga, UMN memperkenalkan Rektorat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Keluarga Besar Mahasiswa (DKBM), Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), Badan Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK), Internal Student Affairs, External Student Affairs, Information Technology (IT) Support serta Gapura, perpustakaan, dan E-learning UMN.

Kegiatan
OMB dilanjutkan dengan sosialisasi fasilitas dan ruangan yang ada di UMN, menggunakan teknologi Virtual Reality (VR) 360° di website www.umn.ac.id. Peserta OMB dapat mengenali secara jelas ruangan-ruangan yang terdapat di UMN tanpa harus mengunjungi ruangan tersebut saat rangkaian OMB berlangsung untuk efisiensi waktu.

Berbeda
dari tahun-tahun sebelumnya, OMB tahun ini memiliki inovasi kegiatan yaitu seminar. Seminar yang bertemakan “Anti Radikalisme dan Toleransi Beragama” dibawakan oleh Dr. Sulastiana, S.H., S.I.P., M.Si. selaku Komisaris Besar Polri, Teuku Fauzansyah selaku Perencana Program Subdit Direktorat Pencegahan BNPT, Muhammad Rizki selaku anggota Satgas Pencegahan (koordinator divisi IT dan Media Sosial PMD) BNPT, Badrus Sholeh, Ph.D selaku Wakil Dekan Kemahasiswaan Kerja Sama dan Alumni dan sebagai Direktur Eksekutif Pusat Studi Timur Tengah dan Perdamaian Global FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Seminar
ini diadakan melihat rentannya mahasiswa di berbagai universitas untuk terpengaruh gerakan radikal. Diharapkan dengan disampaikan materi ini, mahasiswa UMN tidak tumbuh dan terseret ke dalam pengaruh buruk. Beliau menyampaikan pesan untuk jangan mudah terkecoh oleh kelompok radikal dengan menjelaskan ciri-ciri terorisme dan radikalisme, agar dapat mengantisipasi jika terlihat sekelompok orang yang bersikap radikal, dapat segera dilaporkan.

Dengan
adanya tujuan untuk menanamkan nilai OMB dan peraturan UMN ke dalam diri peserta OMB, maka OMB UMN 2019 memiliki aktivitas yang disebut “Bilik Nusantara”. Kegiatan ini berisi aktivitas yang memiliki makna serta tujuan untuk menambah wawasan peserta seputar UMN dan OMB. Setiap kelompok akan mengikuti empat putaran di empat tempat besar (Function Hall, Kantin Gedung C, Lobby Gedung B, dan Lobby Gedung P.K. Ojong-Jakob Oetama Tower UMN).

Setiap
bilik memiliki nama yang menggambarkan nilai yang akan diterapkan, yakni Makna Ganda. Dinamika kelompok Makna Ganda bertujuan untuk mengarahkan peserta OMB agar selalu mengingat dan mematuhi peraturan kampus.

Selain
itu, bilik nusantara Petak Panca dapat membuat peserta dapat menjelaskan dan menerapkan 5C Kompas Gramedia. Sedangkan bilik nusantara Gunung Talenta ingin menumbuhkan nilai bakat dalam diri peserta OMB. Peserta juga diajak berdinamika dalam bilik nusantara Sabang sampai Merauke agar mereka dapat menanamkan nilai kebangsaan dalam dirinya.

Rangkaian
hari pertama OMB UMN 2019 ditutup oleh Aryo Gumilang selaku mentor besar OMB UMN 2019. Dalam kesempatan ini, Aryo memotivasi peserta OMB UMN 2019 dengan memberikan beberapa pesan.

“Tema
OMB menjadi cikal bakal perbuatan kita untuk menggali semangat. Saya amat yakin dan percaya esok bertemu lagi dengan saya, kita akan bakar semangat sampai di gerbang wisuda,” tutur Aryo.

Mengusung
tema “Wujudkan Bakat dalam Semangat”, seluruh kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian OMB UMN 2019 bertujuan untuk mengembangkan diri peserta OMB agar selalu mewujudkan bakat yang mereka miliki dengan semangat. Kegiatan OMB masih akan berlangsung hingga Rabu (07/08).